Pancasila Menjadi Injakkan Bukan Pijakkan


Negara Indonesia adalah negara yang hebat karena memiliki 5 dasar yang bisa mencakup seluruh kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila atau dasar negara, yang menjadi dasar bertindak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang saat itu para pendahulu Indonesia berfikir keras untuk menentukkan dasar pijakkan bangsa Indonesia agar menjadi bangsa yang taat, teratur, tertib, dan damai, namun sekarang tak lagi dipandang oleh siapapun!!!

Padahal dalam Pancasila itu sendiri, terkandung banyak nilai-nilai, cita-cita luhur bangsa, serta karakteristik bangsa Indonesia, sebagai bangsa yang berjati diri. Namun acapkali nilai-nilai pancasila dalam peraturan perundang-undangan tidak dipertimbangkan. Mengapa…? Ayo Sedikit Berfikir… Semua jawaban ada di hati pembaca…

Pancasila 

 1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Tapi mengapa polwan dilarang menggunakan hijab
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Tapi mengapa yang koruptor yang tidak beradab hukumannya mewah?
3. Persatuan Indonesia
Supporter bola dalam negeri aja kok saling serang, saling pecah. Why?
4. Karakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Penguasa = Bijak menjadi bajak Merakyat = MEmbunuh Rakyat Penguasa Merakyat = Bajak darat Membunuh Rakyat. (Hahaha) *Ngelucu! Begitukah?
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Buktinya tikus-tikus kantor cuma memikirkan dirinya, keluarga, dan kelompoknya saja, tanpa sedikitpun memikirkan kehidupan rakyat.

Benar?? Satu jawaban saya : Pancasila menjadi injakkan bukan menjadi pijakkan.
Mimpi dan cita-cita kita menjadi bangsa yang besar hanyalah angan semua yang tak kan pernah terwujud dengan berjalan seenaknya saja, tanpa pernah mempertimbangkan kedudukan pancasila sebagai dasar negara yang mengatur segala kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

Lalu sudah benarkah saya? Sudah benarkah saya? Sudahkah kita berpijak pada Pancasila? Semua tergantung pada priadi masing-masing.
Kesadaran tumbuh dari semangat kemerdekaan dan jiwa nasionalisme. Kita adalah generasi yang akan memperbaiki negara.
Generasi muda yang berperan sebagai “Pilar Pergerakan Bangsa” semua bergantung kepada kita. Intropeksi dan lakukan perubahan.

JAYA INDONESIAKU!!!

About the author

Yandi Mulyadi
Hi, I'm Yandi Mulyadi. IT Analyst who enjoys learning cool tech stuff and sharing it on Website and Youtube.

Posting Komentar

Berkomentarlah di blog ini dengan Etika yang Baik dan Cerdas
✗ Jangan berkomentar yang mengandung SARA atau hal yang NEGATIF lainnya !!
✗ Jangan sampai komentarmu masuk ke dalam SPAM !!
✗ Berkomentarlah yang Masuk di Akal
✗ Usahakan Jangan Menggunakan Kata Kasar
✗ Tolong Jangan Membuat Link Porno dan Sebagainya