Cinta Gila

Cinta Gila
Cinta membutakan siapapun yang sedang merasakannya. Membuat bodoh bahkan gila pada yang terkena. Itulah kiranya yang kurasakan saat ini. “Sayang, jadi kan kita melayat ke tempat kakakmu?” Seorang pria berparas tampan menatapku dengan bola matanya yang berwarna almond. Aku tersenyum semanis mungkin. “Jadi dong, se karang kan tepat setahun kak Amel meninggal.” “Kamu sudah siapkan semuanya?” “Sudah. Kita tinggal berangkat aja kok!” Pria tersebut melirik arloji yang melingkar ditangan kanannya. “Udah jam tiga sore nih, gimana kalau kita berangkat sekarang?” Aku mengangguk dan menggandeng tangannya menuju mobil. Sudah tak sabar aku ingin bercerita pada kak Amel bahwa aku dan kekasihku akan segera melangsungkan pernikahan dalam minggu ini. Sesampainya di areal pemakaman aku segera berjongkok didepan makam kakakku. Aku memejamkan mata dan berdoa dalam hatiku. Pikiranku melayang pada kejadian satu tahun silam--saat kak Amel masih hidup. Hari dimana saat…

About the author

Hi, I'm Yandi Mulyadi. IT Analyst who enjoys learning cool tech stuff and sharing it on Website and Youtube.

1 komentar

  1. Reusam Endatu
    mantap mas artikel-nya